Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
Pada pertemuan ke 5, senin 3 oktober 2011. Bapak amril menjelaskan kepada kami tentang Manajemen Berbasis Sekolah dimana di dalamnya di jelaskan tentang latar belakang, dampak kebijakan manajeman sentralistik,karakteristik MBS, esensi umum MBS ciri-ciri sekolah efektif, tujuan MPMBS, langkah-langkah MPMBS, dan kontrol pelaksanaan.
Manajemen Berbasis Sekolah adalah model manajemen yang memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan bersama/partisipatif dari semua warga sekolah dan masyarakat.
Latar Belakang
- Program peningkatan mutu pendidikan telah dilaksanakan selama enam pelita dengan investasi cukup besar namun,mutu pendidikan masih rendah.
- Sekolah lebih tahu kelemahan,kelebihan dan kebutuhan dirinya.
- Pengamatan terhadap sekolah bermutu dan sekolah turun mutunya.
- Sekolah yang bagus yaitu sekolah yang mempunyai otonomi,kemandirian,diberi kebebasan,ketika diberi kepercayaan mereka menjaganya.
- Pembinaan pendidikan selama ini lebih bersifat “input oriented”
- Regulasi birokrasi terhadap penyelenggaraan pendidikan terlalu ketat.
- Partisipasi masyarakat belum optimal.
- Hasil studi tentang “effective schools”.
Dampak dari kebijakan sentralistik yaitu :
- Hanya menunggu petunjuk, dan cenderung pasif
- Inisiatif dan kreativitas kurang berkembang
- Tanggung jawab kurang
- Bersikap birokratif ( mengikuti perkataan pejabat yang diatasnya )
- Bekerja secara berulang-ulang tidak mekanistik dan repetitive
- Semangat kerja kurang
- Aspirasi kurang direspon sekolah ( tidak dihargai ide, pembaharuan budaya spiritual, social dan ekonomi.Karakteristik Manajemen Berbasis Sekolah
- Kemandirian
- Pendayagunaan sumber (memanfaatkan apa yang ada di sekeliling)
- Pemberdayaan masyarakat
- Transparasi (penanggung jawaban)
- Akuntabilitas.
Esensi umum MBS yaitu :
- Ada “framework” (kerangka acuan nasional)
- Ada “nasional lines” (garis besar pedoman secara nasional)
- Perbedaan pengelolaan sekolah negeri dan swasta tidak terlalu besar.
- MBS tidak dengan sendirinya (otomatis) meningkatkan mutu pendidikan kalau hanya ditaksirkan secara harfiah,sebagai devolusi kewenangan dari pusat ke sekolah serta tidak disertai kesadaran akanmutu pendidikan,sehingga diperlukan manajemen mutu pada tingkat sekolah dengan strategi “effective schools”.
Lalu selanjutnya di jelaskan mengenai ciri-ciri sekolah yang efektif. Ciri-ciri sekolah yang efektif yaitu :
- Lingkungan tertib dan aman
- Memiliki Visi, Misi, dan target yang jelas
- Kepemimpinan yang kuat ( menguasai lingkungan )
- Pengembangan staff
- Tingkat harapan yang tinggi
- Evaluasi untuk perbaikkan proses belajar mengajar
- Adanya partisipasi orangtua dan masyarakat
- Adanya komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan disuatu sekolah tertentu.
Adapun tujuan Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah yaitu:
- Meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kemandirian, fleksibelitas, partisipasi, keterbukaan, kerjasama, akuntabilitas, sustainbilitas, dan inisiatif sekolah dalam mengelola, memanfaatkan, dan memberdayakan sumberdaya yang tersedia.
- Meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan melalui pengambilan keputusan bersama.
- Meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orang tua, masyarakat, dan pemerintah tentang mutu sekolahnya, dan
- Meningkatkan kompetisi yang sehat antar sekolah tentang mutu pendidikan yang akan dicapai.
Selain tujuan MPMBS, ada pula langkah-langkah MPMBS untuk mencapai tujuan sekolah:
- Evaluasi diri
- Perumusan Visi, Misi, dan target mutu yang jelas
- Perencanaan program kegiatan
- Pelaksanaan program kegiatan
- Monitoring dan evaluasi program
- Penetapan target mutu baru.
Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah perlu dilakukan pengontrolan agar semua rencana yang sudah di rancang berjalan dengan lancar, maka perlu di adakan pengontrolan, yaitu sebagai berikut :
- Transparansi manajemen sekolah
- Akuntabilitas
- Benchmarketing ( evaluasi internal dan eksternal )
Itulah teori-teori yang di jelaskan oleh bapak Amril pada saat pertemuan ke 5 (3 oktober 2011). Semoga blog ini berguna.
Sumber :
1. Bapak Amril
2. http://manajemenberbasissekolah-purwantini.blogspot.com/2007/07/manajemen-berbasis-sekolah.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar